Duka Kecelakaan Pantura Indramayu, Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Rangkul Keluarga Korban
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Kapolres Indramayu kunjungi rumah duka korban kecelakaan Pantura untuk beri dukungan moril dan santunan
INDRAMAYU - Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga korban kecelakaan maut Jalur Pantura di wilayah Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, saat menerima kunjungan langsung dari Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, Selasa (14/7/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Jawa Barat ini menjadi secercah kekuatan bagi pihak keluarga yang sedang melewati masa-masa sulit pascahilangnya anggota keluarga tercinta.
Tidak datang sendiri, Gubernur Dedi Mulyadi hadir didampingi oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang. Kunjungan kasih ini mengedepankan sisi kemanusiaan, di mana jajaran pemerintah daerah dan kepolisian hadir bukan sekadar sebagai pejabat, melainkan sebagai sesama yang ikut merasakan duka mendalam atas musibah tersebut.
Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengungkapkan bahwa esensi utama dari kehadiran para pimpinan ini adalah untuk memeluk dan menguatkan hati keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah dan ikhlas.
"Kehadiran pemerintah daerah dan Polri di rumah duka bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril agar keluarga yang ditinggalkan tetap kuat, tabah, dan ikhlas menghadapi cobaan berat ini," ujar AKP Tarno.
Sebagai bentuk kepedulian yang nyata, pada kesempatan yang sama diserahkan pula santunan titipan dari Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Dr. Pipit Rismanto. Santunan tersebut disalurkan melalui Kapolres Indramayu dan diserahkan langsung di hadapan pihak keluarga.
"Bapak Kapolda Jawa Barat turut memberikan santunan sebagai wujud kasih dan empati Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan dan perhatian yang diberikan dapat sedikit meringankan beban material, serta menghibur hati keluarga," imbuh AKP Tarno.
Rangkaian kunjungan kemanusiaan ini berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat di bawah pengamanan personel Polres Indramayu.
Di balik simpati yang mendalam, terselip pesan penting agar tragedi memilukan ini tidak terulang kembali di masa depan.
Pihak kepolisian mengetuk kesadaran masyarakat luas akan pentingnya menghargai nilai kehidupan saat berada di jalan raya.
"Kami mengimbau dengan sangat agar masyarakat senantiasa tertib berlalu lintas. Gunakan kendaraan sesuai peruntukannya; mobil bak terbuka hanya untuk mengangkut barang, bukan manusia. Jangan bermain ponsel saat berkendara, selalu jaga jarak aman, dan utamakan etika. Keselamatan adalah yang utama," tegas AKP Tarno memungkasi. (*)
Baca Juga:
Posting Komentar