Menelan Anggaran Rp4,4 Miliar, Proyek Rekonstruksi Jalan Srengseng - Kapringan Indramayu Segera Dimulai
PT Putri Pringga Baya menangkan tender rekonstruksi Jalan Srengseng-Kapringan Indramayu senilai Rp4,4 Miliar. Warga harapkan mutu maksimal.
INDRAMAYU - Akses infrastruktur di wilayah Kabupaten Indramayu terus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Terbaru, paket pekerjaan konstruksi untuk Rekonstruksi Jalan Srengseng - Kapringan dipastikan akan segera berjalan dalam waktu dekat.
Berdasarkan data resmi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Indramayu, proyek yang berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini telah menyelesaikan tahapan evaluasi tender. Hasilnya, PT Putri Pringga Baya yang beralamat di Ds. Kapringan, Kecamatan Krangkeng, keluar sebagai pemenang kontrak.
Dari total nilai Pagu Paket sebesar Rp4.699.916.000,00 dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp4.699.887.000,00, pihak kontraktor pelaksana memenangkan tender dengan harga negosiasi akhir sebesar Rp4.405.239.211,62.
Merujuk pada aplikasi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) v4.5, tahapan tender saat ini telah memasuki fase krusial. Jadwal penandatanganan kontrak antara pihak Dinas PUPR Kabupaten Indramayu dengan pihak penyedia jasa dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 9 Juli hingga 17 Juli 2026.
Dengan tuntasnya proses administrasi tersebut, masyarakat diproyeksikan akan segera melihat realisasi pengerjaan fisik di lapangan guna memperbaiki kualitas jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga Srengseng hingga Kapringan tersebut.
Mengingat alokasi anggaran yang dikucurkan mencapai miliaran rupiah, warga setempat menaruh harapan besar agar proyek ini dikerjakan secara profesional dan transparan.
Pengawasan ketat dari pihak Dinas PUPR serta Konsultan Pengawas dinilai sangat penting agar output pekerjaan nantinya benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
"Kami sebagai warga tentu sangat bersyukur jalan ini diperbaiki. Harapan kami sederhana, semoga pengerjaannya bagus, materialnya berkualitas, dan jalannya awet tahan lama karena jalur ini sering dilalui kendaraan bermuatan," ungkap Dul, salah seorang warga yang melintas di jalur tersebut. Jumat, (10/07/2026). (*)
Baca Juga:
Posting Komentar