Sekolah Rakyat Berasrama Gratis Hadir di Indramayu
Pemkab Indramayu gelar Open House Sekolah Rakyat 2026, program boarding school gratis bagi anak miskin ekstrem.
INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu secara resmi memperkenalkan program pendidikan berbasis asrama (boarding school) gratis yang dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Program strategis ini dipaparkan dalam gelaran Open House Sekolah Rakyat Tahun 2026 bertajuk “Membuka Pintu Kesempatan, Menjemput Harapan” di Sekolah Rakyat Terintegrasi 40 Indramayu, Jalan Gatot Subroto Nomor 1, Pekandangan, pada Kamis (9/7/2026).
Fasilitas pendidikan ini ditujukan spesifik untuk menjaring anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen nyata pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur edukasi formal yang berkualitas.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 40 Indramayu, Mardiani, menjelaskan bahwa momentum open house ini menjadi pijakan penting untuk mengenalkan filosofi serta visi besar sekolah kepada para orang tua dan calon peserta didik.
"Filosofi kami adalah memuliakan wong cilik, menjangkau yang tidak terjangkau, dan memungkinkan yang selama ini dianggap tidak mungkin,” ungkap Mardiani.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Sebagai wujud keseriusan jangka panjang, Pemkab Indramayu bahkan telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Desa Cikawung yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi pembangunan kamp Sekolah Rakyat permanen.
Hadir memimpin kegiatan, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Menteri Sosial Republik Indonesia.
Keberadaan sekolah berasrama gratis ini dirancang untuk menyetarakan hak mendapatkan pendidikan bermutu bagi warga kurang mampu.
"Pemerintah Kabupaten Indramayu terus bersinergi dengan Kementerian Sosial, pemerintah pusat, Forkopimda, dan seluruh pihak agar anak-anak memperoleh pendidikan terbaik. Kami berharap para pendidik mampu membina mereka menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing," kata Ahmad Syadali.
Ahmad Syadali menambahkan, program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian integral dari perwujudan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong) guna menyongsong Indonesia Emas 2045.
Dalam rangkaian acara tersebut, jajaran Pemkab Indramayu bersama unsur Forkopimda, Plt. Kepala Dinas Sosial Waskam, serta para orang tua murid diajak berkeliling meninjau berbagai fasilitas.
Ruang lingkup fasilitas penunjang yang tersedia meliputi ruang kelas, laboratorium komputer, perpustakaan, hingga asrama.
Para undangan juga berkesempatan menyaksikan langsung implementasi metode pembelajaran berbasis teknologi digital (smart classroom) yang dipandu oleh tenaga pendidik, sekaligus melihat berbagai hasil karya yang telah diciptakan oleh para peserta didik. (*)
Baca Juga:
Posting Komentar