Hubungkan Dua Desa, Proyek Jalan Beton Rp198 Juta di Krangkeng Indramayu Jadi Urat Nadi Transportasi Tani

CV. Mentari Gemilang Indramayu tuntas bangun jalan beton ready mix 190 meter di Krangkeng guna dukung mobilitas hasil tani warga.

INDRAMAYU - Komitmen dalam menghadirkan infrastruktur pedesaan yang kokoh dan berkualitas tinggi kembali dibuktikan di Kabupaten Indramayu. 

Melalui pemanfaatan APBD Tahun Anggaran (TA) 2026, proyek rehabilitasi Jalan Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, kini telah rampung dikerjakan. 

Kehadiran jalan beton baru ini menjadi bukti nyata keseriusan dalam mendukung mobilitas serta mendongkrak perekonomian sektor pertanian lokal.

Proyek infrastruktur senilai Rp198.733.000 ini dipercayakan kepada penyedia jasa konstruksi profesional, CV. Mentari Gemilang Indramayu. 

Dengan mengedepankan standar kualitas terbaik, CV Mentari Gemilang Indramayu sukses mengaplikasikan konstruksi beton ready mix sepanjang 190 meter pada jalur yang menjadi urat nadi penghubung antara Desa Krangkeng dan Desa Tanjakan.

Jalan poros ini merupakan akses utama yang telah lama dinantikan oleh masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan jalur transportasi yang mulus dan aman untuk mengangkut hasil bumi secara efisien.

Perubahan positif ini langsung dirasakan oleh warga sekitar. Wastoni, seorang petani setempat, mengungkapkan bahwa kehadiran jalan beton dari CV Mentari Gemilang Indramayu ini menjadi jawaban atas penantian panjang para petani yang mendambakan kemudahan akses transportasi.

"Kami sangat bersyukur akhirnya jalan ini diperbaiki dengan beton. Sudah lama sekali petani di sini memimpikan jalan yang mulus, karena ini adalah rute utama kami untuk membawa hasil panen keluar. Ke depan, kami sangat berharap akses jalan yang sebagian besar masih bentuk pengerasan ini mendapatkan kembali anggaran hingga benar-benar tuntas dibangun semua," ujar Wastoni.

Dukungan dan kepuasan juga mengalir dari Ipin, warga setempat yang sering memanfaatkan jalur lintas desa tersebut. Ia menilai hasil pengerjaan jalan poros ini memberikan kenyamanan dan keamanan baru bagi mobilitas harian warga antardesa.

"Jalan ini bukan cuma buat sawah, tapi juga jalan poros penting yang menghubungkan Desa Krangkeng dan Desa Tanjakan. Sekarang kalau mau ke desa sebelah sudah jauh lebih mudah dan nyaman," tutur Ipin.

Demi menjaga kualitas pengerjaan tetap berada dalam kondisi prima, pihak pelaksana mengeluarkan imbauan teknis kepada seluruh warga untuk sementara waktu tidak melewati jalur tersebut terlebih dahulu. 

Pembatasan melintas sementara ini sangat penting agar material beton ready mix dapat mengering secara sempurna hingga mencapai tingkat kekuatan dan kematangan struktural yang optimal.

Selain itu, seluruh lapisan masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan jalan sepanjang 190 meter ini. Dengan kepedulian bersama dalam menjaga infrastruktur yang sudah ada, masa pakai jalan beton ini akan lebih awet, sehingga manfaat ekonomi jangka panjangnya dapat terus dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh petani dan masyarakat di Kecamatan Krangkeng. (*)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Hubungkan Dua Desa, Proyek Jalan Beton Rp198 Juta di Krangkeng Indramayu Jadi Urat Nadi Transportasi Tani
  • Hubungkan Dua Desa, Proyek Jalan Beton Rp198 Juta di Krangkeng Indramayu Jadi Urat Nadi Transportasi Tani
  • Hubungkan Dua Desa, Proyek Jalan Beton Rp198 Juta di Krangkeng Indramayu Jadi Urat Nadi Transportasi Tani
  • Hubungkan Dua Desa, Proyek Jalan Beton Rp198 Juta di Krangkeng Indramayu Jadi Urat Nadi Transportasi Tani
  • Hubungkan Dua Desa, Proyek Jalan Beton Rp198 Juta di Krangkeng Indramayu Jadi Urat Nadi Transportasi Tani
  • Hubungkan Dua Desa, Proyek Jalan Beton Rp198 Juta di Krangkeng Indramayu Jadi Urat Nadi Transportasi Tani

Posting Komentar