Ikut Simposium IATMI XVIII, Pertamina Drilling Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Pertamina Drilling unjuk kapabilitas pengelolaan 58 rig di Simposium IATMI XVIII Jakarta demi perkuat ketahanan energi nasional.
JAKARTA - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mempertegas komitmennya dalam mendukung ketahanan energi nasional dengan berpartisipasi pada Simposium Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) XVIII di Jakarta, 15–16 September 2026. Dalam forum tersebut, perusahaan memaparkan kapabilitas serta pengalaman panjangnya di sektor jasa pengeboran migas.
Pada ajang bertema “Migas Indonesia di Era Transformasi Energi: Beradaptasi, Berkolaborasi dan Membangun Ketahanan Energi Nasional melalui Teknologi, SDM dan Kapabilitas Nasional” ini, Pertamina Drilling menyoroti kesiapan operasionalnya. Perusahaan saat ini mengelola 58 rig yang terdiri atas 53 onshore rig, 3 jack-up rig, dan 2 offshore workover unit untuk melayani kebutuhan operasional darat maupun lepas pantai.
Keikutsertaan Pertamina Drilling dalam forum ini ditujukan untuk memperkuat penguasaan teknologi, kompetensi sumber daya manusia (SDM), dan kapabilitas industri dalam negeri di tengah arus transformasi energi.
Ketua Panitia Simposium IATMI XVIII 2026, Firmansyah Arifin, menyampaikan bahwa forum ini sengaja dirancang untuk mempertemukan seluruh elemen ekosistem migas nasional.
"Melalui simposium ini, IATMI ingin menghadirkan ruang bagi pemerintah, perusahaan, akademisi, praktisi, dan stakeholder industri untuk berbagi pengetahuan, bertukar pengalaman, membangun kolaborasi, serta menghasilkan gagasan dan solusi bagi masa depan industri migas dan energi Indonesia," ungkap Firmansyah.
Acara berskala nasional ini dihadiri sekitar 600 peserta dari 44 perusahaan serta perwakilan mahasiswa dari 19 universitas di Indonesia. Lewat momentum ini, Pertamina Drilling menegaskan kesiapannya untuk terus mengembangkan kapabilitas dan SDM nasional guna menjawab berbagai tantangan industri migas mendatang. (AJ)
Baca Juga:
Posting Komentar